Aplikasi vektor merupakan jenis aplikasi desain yang sangat populer di kalangan desainer grafis dan pengguna umum. Aplikasi vektor telah digunakan selama bertahun-tahun untuk membuat desain desain logo, kartu nama, brosur, spanduk billboard dan masih banyak lagi. Dalam artikel ini, kita akan membahas lima aplikasi vektor terbaik, serta kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
1. Adobe Illustrator
Adobe Illustrator adalah aplikasi vektor yang paling sering digunakan oleh para desainer grafis dan professional. Aplikasi ini telah menjadi standar industri untuk desain grafis vektor. Dengan menggunakan Adobe Illustrator, pengguna bisa membuat gambar atau grafik yang dibutuhkan dengan mudah, cepat, dan profesional. Aplikasi ini juga mempunyai fitur-fitur lengkap, seperti:
- Pen tool yang sangat presisi
- Fitur tracing untuk mengubah gambar bitmap menjadi gambar vektor
- Memiliki grid untuk memudahkan penempatan objek
- High-quality exports untuk print atau web
Namun, kekurangan dari aplikasi ini adalah harga yang cukup mahal, sehingga tidak terjangkau bagi para pemula atau pengguna umum.
2. CorelDRAW
CorelDRAW adalah aplikasi vektor yang berbasis di Kanada dan merupakan pesaing utama dari Adobe Illustrator. Aplikasi ini lebih terjangkau dari Adobe Illustrator, serta memiliki fitur-fitur yang tidak kalah lengkap. Fitur-fitur yang ada di CorelDRAW adalah:
- Memiliki platform yang user-friendly
- Fitur-fitur suara (voice note)
- Memiliki efek-efek yang kreatif
- Penggunaan memori yang kecil serta bisa digunakan pada komputer dengan spesifikasi yang rendah
- Export semua format file yang umum digunakan
Namun, CorelDRAW lebih sedikit terkenal di Indonesia dan belum menjadi standar industri seperti Adobe Illustrator.
3. Inkscape
Inkscape adalah aplikasi desain vektor gratis dan open source yang mirip dengan Adobe Illustrator. Aplikasi ini digunakan untuk membuat berbagai macam grafik vektor, termasuk logo, ilustrasi, dan banyak lagi. Inkscape juga memiliki fitur-fitur seperti:
- Ukuran file yang kompak
- Community yang aktif, karena aplikasi ini merupakan aplikasi open source
- Mampu membuat desain-desain vektor yang profesional
- Gratis!
Namun, Inkscape tidak mencakup semua fitur yang dimiliki oleh Adobe Illustrator dan CorelDRAW.
4. Affinity Designer
Affinity Designer adalah aplikasi vektor yang relatif baru, namun memiliki banyak fitur yang sangat dibutuhkan oleh desainer grafis. Fitur-fitur yang ada di Affinity Designer adalah:
- User interface yang sederhana dan mudah digunakan
- Kinerja yang cepat dan responsif
- Fitur-fitur presisi yang lengkap
- Mendukung beberapa file format yang umum digunakan
- Harga yang terjangkau
Namun, kekurangan dari aplikasi ini adalah animasinya agak lambat bila dibandingkan dengan Adobe Illustrator. Selain itu, aplikasi ini masih terbatas pada pengguna Mac.
5. Gravit Designer
Gravit Designer adalah aplikasi desain vektor web dan desktop yang mirip dengan Adobe Illustrator. Aplikasi ini memiliki fitur-fitur seperti:
- Pilihan warna yang kaya
- User interface yang modern
- Gratis untuk digunakan
Namun, Gravit Designer membutuhkan spesifikasi yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi lain dan memiliki keterbatasan pada fitur-fiturnya. Karena itu, aplikasi ini cocok bagi pengguna dengan spesifikasi yang lebih tinggi.