Apa Perbedaan Listrik Statis dan Listrik Dinamis?

Rahayu Ananda

Listrik merupakan konsep yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari menghidupkan lampu hingga mengoperasikan mesin-mesin canggih, listrik adalah sebuah kebutuhan yang tak bisa diabaikan. Namun, bagaimana dengan perbedaan antara listrik statis dan listrik dinamis? Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara kedua jenis listrik tersebut secara mendalam.

Apa itu Listrik Statis?

Listrik statis terjadi ketika muatan listrik tidak dapat bergerak. Ini berarti bahwa muatan terakumulasi pada suatu benda tetapi tidak bergerak melalui konduktor. Benda tersebut bisa menjadi benda yang bermuatan negatif atau positif.

Sebagai contoh, Anda mungkin pernah mengalami sensasi kejutan listrik saat menarik sweater dari atas kepala Anda atau menggosokkan kaki di lantai yang sangat kering. Kedua hal tersebut terjadi karena ada muatan listrik yang terakumulasi di permukaan benda dan kemudian dilepaskan saat bersentuhan atau dikelupaskan.

Apa itu Listrik Dinamis?

Dalam listrik dinamis, muatan listrik bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Ini terjadi melalui konduktor seperti kabel listrik, yang memungkinkan arus listrik mengalir bebas dengan melalui medan listrik yang dapat dihasilkan oleh penyalur listrik.

Arus listrik dinamis juga terjadi ketika Anda menghidupkan lampu atau mengoperasikan elektronik yang tak terhitung jumlahnya. Arus listrik mengalir melalui kabel listrik, sirkuit, dan perangkat yang menggunakan listrik tersebut untuk menggerakkan motor atau suatu mesin.

Apa Persamaan dan Perbedaan Antara Listrik Statis dan Listrik Dinamis?

Sekarang, mari kita lihat beberapa persamaan dan perbedaan antara listrik statis dan dinamis.

Persamaan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, keduanya merupakan bentuk energi listrik dan dapat membawa energi listrik dari satu tempat ke tempat lain. Selain itu, dua jenis listrik ini juga dikendalikan oleh hukum-hukum fisika, termasuk hukum Ampere dan hukum Coulomb.

Perbedaan

  1. Muatan listrik
    Perbedaan utama antara listrik statis dan dinamis adalah muatan listrik. Pada listrik statis, muatan listrik terakumulasi pada suatu benda tetapi tidak bergerak melalui konduktor. Sementara pada listrik dinamis, muatan listrik bergerak dari satu tempat ke tempat lain melalui konduktor.

  2. Penyebab listrik
    Listrik statis terjadi karena pemisahan muatan listrik statis, sedangkan listrik dinamis terjadi karena adanya pembawa muatan listrik yang bergerak melalui konduktor.

  3. Kegunaan
    Listrik dinamis adalah jenis listrik yang digunakan dalam aplikasi sehari-hari. Misalnya, untuk menghidupkan lampu atau mengoperasikan mesin-mesin canggih. Sedangkan listrik statis digunakan untuk aplikasi khusus seperti pada industri, laboratorium, dan teknologi semikonduktor.

Kesimpulan

Jadi, itulah perbedaan antara listrik statis dan listrik dinamis. Listrik statis terjadi ketika muatan listrik tidak dapat bergerak, sedangkan listrik dinamis terjadi ketika muatan listrik bergerak melalui konduktor. Meskipun keduanya sama-sama membawa energi listrik dari satu tempat ke tempat lain, namun keduanya memiliki karakteristik yang berbeda dan digunakan untuk aplikasi yang berbeda pula. Semoga artikel ini telah membantu Anda memahami perbedaan antara kedua jenis listrik ini.

Also Read

Bagikan:

Tags