Apa Bedanya IPK dan IPS?

Rahayu Ananda

Ketika seorang mahasiswa memasuki dunia kuliah, mereka akan mendapati beberapa singkatan baru yang mungkin asing di telinga mereka. Salah satu yang sering didengar adalah IPK dan IPS. Bagi yang belum tahu, apa bedanya IPK dan IPS? Mari kita ulas satu per satu.

Apa itu IPK?

IPK adalah singkatan dari Indeks Prestasi Kumulatif. IPK adalah angka yang merefleksikan prestasi akademis seorang mahasiswa selama setiap semester kuliahnya. IPK dihitung dengan menjumlahkan semua bobot mata kuliah yang diambil dan dibagi dengan total jumlah kredit semester yang diambil pada setiap semester.

Misalnya, jika Mahasiswa A mengambil 5 mata kuliah dengan bobot 3, 3, 4, 2, dan 2 selama satu semester, maka total bobot yang dia peroleh adalah 14. Jika dia juga mengambil 15 kredit semester, maka IPK-nya akan dihitung dengan cara membagi 14 oleh 15, yang akan menghasilkan nilai IPK-nya.

IPK adalah angka yang penting bagi mahasiswa karena bisa digunakan untuk menentukan rangking mahasiswa dan juga menjadi bahan pertimbangan dalam mendaftar beasiswa atau pekerjaan setelah lulus kuliah.

Apa itu IPS?

IPS adalah singkatan dari Indeks Prestasi Semester. IPS mirip dengan IPK, tetapi IPS hanya menghitung bobot mata kuliah dan jumlah kredit berdasarkan semester tertentu.

Misalnya, jika Mahasiswa A mengambil 5 mata kuliah dengan bobot 3, 3, 4, 2, dan 2 selama satu semester, maka total bobot yang dia peroleh adalah 14. Jika dia juga mengambil 15 kredit semester selama semester tersebut, maka IPS yang dia peroleh adalah 14 dibagi dengan 15.

IPS sangat penting bagi seorang mahasiswa karena bisa dijadikan tolok ukur dalam menentukan kelulusan atau mendapatkan nilai sidang.

Apa Bedanya IPK dan IPS?

Setelah kita mengetahui apa itu IPK dan IPS, apa bedanya antara keduanya? Jawabannya sederhana. IPK adalah angka yang mencerminkan prestasi selama seluruh kuliah seseorang, sementara IPS hanya mencerminkan prestasi selama satu semester.

Dalam artian lain, IPK adalah rata-rata dari semua IPS yang telah dihasilkan selama seseorang kuliah. Selain itu, IPK menghitung bobot mata kuliah yang diambil dan jumlah kredit semester dari seluruh semester kuliah yang diambil seseorang. Sementara itu, IPS hanya menghitung bobot mata kuliah dan jumlah kredit pada semester tertentu.

Namun, tak dapat dipungkiri bahwa keduanya sama-sama penting dan perlu mendapatkan perhatian yang sama dari seorang mahasiswa. Jika IPK buruk, maka mahasiswa tersebut akan kesulitan dalam mendapatkan beasiswa atau pekerjaan setelah lulus kuliah. Sementara itu, jika IPS buruk, maka mahasiswa tersebut bisa jadi tidak lulus atau memperoleh nilai sidang yang buruk.

Oleh karena itu, seorang mahasiswa perlu memberikan perhatian yang sama besar terhadap IPK dan IPS-nya. Mereka harus mengusahakan agar prestasinya selalu baik selama kuliah dan mempertahankan prestasi tersebut selama kuliah. Dengan begitu, mereka bisa memperoleh IPK dan IPS yang baik dan juga mempunyai peluang yang lebih besar untuk mendapatkan beasiswa atau pekerjaan setelah lulus kuliah.

Kesimpulan

IPK dan IPS keduanya adalah angka yang mencerminkan prestasi seorang mahasiswa selama kuliah. IPK mencerminkan prestasi seorang mahasiswa selama keseluruhan kuliah, sementara IPS hanya mencerminkan prestasi selama satu semester. Keduanya sama-sama penting dan perlu mendapatkan perhatian yang sama dari seorang mahasiswa. Dengan menjaga IPK dan IPS-nya tetap baik, seorang mahasiswa bisa memperoleh peluang yang lebih besar untuk mendapatkan beasiswa atau pekerjaan setelah lulus kuliah.

Also Read

Bagikan:

Tags