Apa Perbedaan antara Dolmen dengan Sarkofagus?

Rahayu Ananda

Jika Anda memiliki ketertarikan dalam sejarah dan arkeologi, maka Anda mungkin tertarik untuk mempelajari tentang dolmen dan sarkofagus. Kedua arsitektur ini terkenal di seluruh dunia dan memiliki arti penting dalam sejarah manusia. Meski mereka mungkin terlihat serupa pada awalnya, sebenarnya terdapat banyak perbedaan antara dolmen dan sarkofagus. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara rinci tentang perbedaan antara dua struktur tersebut.

Dolmen

Dolmen adalah sebuah struktur batu yang dibangun oleh manusia pada zaman prasejarah. Struktur ini berasal dari Eropa dan biasanya digunakan sebagai megalitik makam. Dolmen terbuat dari beberapa batu besar atau monolit yang diatur secara horizontal dan vertikal sehingga membentuk sebuah kamar yang ditutup oleh batu yang lebih besar di bagian atasnya. Kamar itu sendiri biasanya berfungsi sebagai tempat pemakaman dan dapat menampung beberapa jenazah sekaligus.

Dalam beberapa kasus, dolmen dapat ditemukan dengan tambahan bangunan di sekelilingnya. Bangunan ini sering ditemukan di area dekat dolmen dan mungkin digunakan untuk upacara atau keperluan lainnya.

Sarkofagus

Sarkofagus adalah wadah yang digunakan untuk menempatkan jenazah dalam upacara pemakaman pada zaman dahulu. Ini biasanya terbuat dari batu, marmer, atau bahan lain dan sering dihiasi dengan ukiran dan dekorasi lainnya. Sarkofagus biasanya digunakan oleh orang yang berstatus tinggi atau kaya dan sering ditemukan sebagai bagian dari bangunan monumen.

Sarkofagus dapat ditemukan di seluruh dunia dan bervariasi dalam jenis dan desain yang digunakan. Beberapa sarkofagus memiliki ukiran dan dekorasi yang sangat rumit dan artistik, sementara yang lain sederhana dan fungsional.

Perbedaan

Sebagai hasil dari definisi di atas, dapat kita ketahui bahwa perbedaan antara Dolmen dan Sarkofagus adalah:

  1. Fungsi: Dolmen digunakan sebagai megalitik makam, sedangkan sarkofagus digunakan sebagai wadah untuk menempatkan jenazah dalam upacara pemakaman.
  2. Desain: Dolmen terbuat dari beberapa batu monolit yang disusun horizontal dan vertikal yang membentuk kamar dan ditutup oleh batu yang lebih besar, sedangkan sarkofagus terbuat dari batu atau bahan lain yang dapat dihiasi dengan ukiran dan dekorasi lainnya.
  3. Jenis dan Desain: Dolmen sering ditemukan dengan tambahan bangunan di sekelilingnya, sementara sarkofagus biasanya ditemukan sebagai bagian dari bangunan monumen.

Kesimpulan

Dolmen dan sarkofagus adalah dua struktur yang berbeda dengan fungsi dan desain yang unik. Meskipun keduanya terbuat dari batu dan digunakan dalam upacara pemakaman, mereka memiliki bentuk dan tujuan yang berbeda.

Dalam dunia arkeologi, kedua struktur ini mempunyai arti penting yang besar. Studi tentang dolmen dan sarkofagus telah membantu kita memahami budaya dan kebiasaan manusia pada zaman prasejarah dan zaman dahulu. Kedua jenis arsitektur ini penting untuk dipelajari bagi siapa saja yang tertarik dalam sejarah dan arkeologi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang perbedaan antara Dolmen dan Sarkofagus.

Also Read

Bagikan:

Tags