Dalam bahasa Indonesia, terdapat banyak kata yang mengandung unsur konsonan C. Namun, ternyata tak semua konsonan C diucapkan dengan cara yang sama. Ada beberapa kasus di mana huruf C bisa diucapkan sebagai /k/ atau sebagai /ts/. Bagaimana cara membedakan termasuk "C" berapa pada kata-kata ini? Mari kita cari tahu lebih lanjut.
Kasus Pertama: C diikuti oleh huruf I atau E
Konsonan C akan diucapkan sebagai /ch/ jika diikuti oleh huruf I atau E. Contoh kata-kata yang diucapkan seperti itu adalah "cinta" (/chin-ta/), "cepat" (/cheh-pat/), dan "cenderung" (/chen-deh-rung/).
Kasus Kedua: C diikuti oleh huruf A, O, atau U
Jika konsonan C diikuti oleh huruf A, O, atau U, maka akan diucapkan sebagai /k/. Contoh kata-kata yang diucapkan seperti itu adalah "capai" (/ka-pai/), "coklat" (/ko-klat/), dan "cukup" (/ku-kup/).
Namun, terdapat satu pengecualian pada kasus ini. Jika konsonan C diikuti oleh huruf H, maka akan diucapkan sebagai /ch/. Contohnya adalah "chord" (/kord/).
Kasus Ketiga: C diikuti oleh huruf lain
Jika konsonan C diikuti oleh huruf selain I, E, A, O, U, atau H, maka akan diucapkan sebagai /k/. Contoh kata-kata yang diucapkan seperti itu adalah "catatan" (/ka-ta-tan/), "camilan" (/ka-mi-lan/), dan "celemek" (/che-le-mek/).
Kesimpulan
Cara membedakan termasuk "C" berapa pada kata-kata dalam bahasa Indonesia terbilang cukup mudah asalkan kita tahu kasus-kasusnya. Jangan lupa juga untuk memperhatikan pengecualian dalam setiap kasus agar tidak salah dalam mengucapkan kata. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua untuk memahami bahasa Indonesia dengan lebih baik.