Perbedaan CCTV analog dan digital

Kartika Lestari

CCTV atau Closed Circuit Television adalah sistem pengawasan yang banyak digunakan di berbagai bidang, seperti di perusahaan, tempat umum, dan rumah-rumah. Seiring dengan perkembangan teknologi, jenis CCTV pun berkembang menjadi dua jenis, yaitu CCTV analog dan digital. Meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama, yakni untuk memantau keamanan suatu wilayah, namun terdapat beberapa perbedaan yang perlu diketahui. Berikut adalah perbedaan CCTV analog dan digital.

Kualitas gambar

Perbedaan CCTV analog dan digital yang paling terlihat adalah pada kualitas gambar yang dihasilkan. CCTV analog menggunakan kabel koaksial sebagai media transmisinya, sehingga hasil gambar yang dihasilkan masih terbatas pada resolusi standar atau rendah. Sedangkan CCTV digital menggunakan kabel UTP atau kabel jaringan sebagai media transmisinya, sehingga memiliki kemampuan untuk menghasilkan gambar lebih jernih dan tajam.

Kemampuan penyimpanan data

CCTV analog memiliki kelemahan dalam penyimpanan data yang cukup terbatas. Biasanya, penyimpanan data dilakukan pada VCR atau DVR dengan kapasitas yang terbatas pula. Sedangkan CCTV digital memiliki fitur penyimpanan data yang lebih canggih, seperti hard disk atau cloud storage. Jadi, walaupun jumlah kamera yang digunakan lebih banyak, data video dapat disimpan dengan jumlah yang banyak pula.

Kemampuan remote viewing

CCTV digital memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh CCTV analog yaitu kemampuan remote viewing. Artinya, dengan internet, pemilik CCTV dapat memantau gambar dari mana saja dan kapan saja menggunakan smartphone, tablet, atau PC yang terhubung internet. Hal ini tentunya sangat memudahkan pemilik sistem pengawasan dalam melakukan pemantauan.

Keamanan sistem

Perbedaan CCTV analog dan digital lainnya yaitu pada keamanan sistem yang digunakan. CCTV digital memiliki keamanan sistem yang lebih canggih dibandingkan dengan CCTV analog. CCTV digital memiliki fitur enkripsi dan autentikasi yang canggih sehingga lebih sulit untuk diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Biaya instalasi

CCTV analog biasanya lebih murah dalam biaya instalasi dibandingkan dengan CCTV digital. Sebab, instalasi CCTV analog lebih mudah dan tidak memerlukan keahlian khusus. Namun, jika dibandingkan dengan segi efisiensi dan efektivitas, penggunaan CCTV digital jauh lebih hemat biaya dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Secara singkat, perbedaan CCTV analog dan digital adalah pada kualitas gambar, kemampuan penyimpanan data, kemampuan remote viewing, keamanan sistem, dan biaya instalasi. Dengan mengetahui perbedaan ini, diharapkan tidak salah dalam memilih jenis CCTV yang sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu, dalam memilih sistem pengawasan, harus memperhatikan faktor-faktor seperti kebutuhan, anggaran dan kualitas.

Also Read

Bagikan:

Tags