Jika Anda sedang merenovasi rumah atau sedang membangunnya dari awal, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Ini termasuk pemilihan material, baik untuk lantai, dinding, maupun furnitur. Dalam pemilihan material, salah satu hal yang harus dipertimbangkan adalah jenis finishing yang akan digunakan. Dua jenis finishing yang umum digunakan adalah duco dan HPL. Namun, apa perbedaan antara dua jenis finishing ini?
Apa itu Duco?
Duco merupakan jenis finishing cat yang diterapkan pada material kayu. Duco biasanya digunakan pada lemari, pintu, meja, dan benda-benda lainnya yang terbuat dari kayu. Tujuan dari penggunaan duco adalah untuk memberikan tampilan yang lebih elegan dan mempercantik benda tersebut.
Duco sebenarnya berasal dari merek cat, yaitu Dulux. Namun, seiring berjalannya waktu, duco menjadi sebutan umum untuk jenis finishing ini. Proses aplikasi duco meliputi beberapa tahap, seperti pengamplasan, pengaplikasian primer, cat dasar, dan terakhir adalah pengaplikasian cat duco.
Apa itu HPL?
HPL singkatan dari High Pressure Laminate, adalah sebuah finishing permukaan yang terbuat dari lapisan resin melamin pada lembaran kertas yang diberi lapisan laminasi. Biasanya HPL digunakan pada permukaan meja dapur, cabinet, dan lemari.
HPL memiliki beberapa keunggulan, seperti tahan gores dan tahan air. Selain itu, HPL juga tersedia dalam berbagai motif dan warna sehingga dapat disesuaikan dengan selera dan tema desain interior.
Perbedaan antara Duco dan HPL
Ada beberapa perbedaan mendasar antara duco dan HPL. Pertama, bahan dasar yang digunakan untuk membuat finishing ini berbeda. Duco menggunakan cat sebagai bahan dasarnya, sedangkan HPL menggunakan bahan-bahan synthetic resin.
Kedua, metode aplikasi antara dua jenis finishing ini berbeda. Duco diterapkan dengan cara disemprot dan biasanya membutuhkan beberapa tahap aplikasi untuk hasil yang maksimal. Sebaliknya, HPL memiliki cara aplikasi yang lebih mudah dengan cara memasang lembaran HPL di atas permukaan kayu yang sudah dipersiapkan.
Ketiga, harga antara dua jenis finishing ini berbeda. HPL cenderung lebih murah dibandingkan duco. Namun, kelebihan duco adalah memberikan tampilan yang lebih elegan dan mewah, sehingga harganya bisa lebih mahal.
Terakhir, perawatan antara dua jenis finishing ini juga berbeda. Duco perlu perawatan yang lebih hati-hati dan sering dibersihkan untuk menjaga agar warna tetap terjaga. HPL, di sisi lain, hanya perlu dibersihkan dengan air dan deterjen biasa.
Kesimpulan
Dalam pemilihan jenis finishing untuk perabotan kayu, baik itu duco maupun HPL, ada baiknya untuk mempertimbangkan faktor yang diinginkan. Jika Anda menginginkan tampilan yang lebih mewah dan elegan, duco bisa menjadi pilihan. Namun, jika lebih mengutamakan budget dan perawatan yang mudah, HPL bisa menjadi pilihan yang lebih tepat. Semoga tulisan ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda saat memilih finishing untuk bangunan atau perabotan rumah Anda.