Perbedaan Presale 1 dan 2: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Rahayu Ananda

Apakah Anda berencana untuk membeli properti baru? Jika demikian, Anda mungkin sudah familiar dengan istilah presale. Presale adalah fase penjualan dimana developer menjual unit-properti baru sebelum proyek tersebut selesai dibangun. Dalam artikel ini, kami akan membahas perbedaan antara presale 1 dan 2 dan mana yang lebih menguntungkan bagi pembeli.

Apa itu Presale 1?

Presale 1 biasanya dimulai saat promosi awal proyek dilakukan. Pada tahap ini, developer akan menawarkan diskon harga dan insentif lainnya sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka. Harga unit-properti di presale 1 akan lebih murah dibandingkan harga di fase selanjutnya atau saat proyek telah selesai dibangun.

Apa itu Presale 2?

Presale 2 adalah tahap penjualan unit-properti baru dimana proyek telah mencapai beberapa pencapaian kunci. Pada tahap ini, developer akan memperbarui harga unit-properti berdasarkan situasi pasar saat ini dan kesuksesan proyek. Walaupun harga unit-properti di Presale 2 lebih tinggi, biasanya masih lebih murah dibandingkan saat proyek telah selesai dibangun.

Perbedaan Antara Presale 1 dan 2

Perbedaan utama antara Presale 1 dan 2 adalah waktu penjualan dan tingkat diskon yang ditawarkan. Dalam Presale 1, diskon dan insentif lebih besar dari Presale 2 karena developer ingin mempromosikan proyek tersebut sebanyak mungkin dan cepat untuk memperoleh modal dan menyelesaikan proyek. Presale 2, di sisi lain, menawarkan lebih sedikit diskon namun harga masih lebih murah daripada saat proyek telah selesai dibangun.

Namun, penting untuk diingat bahwa diskon dan insentif tidak selalu menentukan apakah presale 1 atau 2 lebih menguntungkan. Ada beberapa faktor penting lainnya yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan.

Pertimbangan Penting Sebelum Membeli Unit-Properti Presale

1. Pilih Developer Terpercaya

Salah satu faktor terpenting dalam memutuskan membeli properti presale adalah memilih developer yang terpercaya dan memiliki reputasi baik. Anda harus memastikan bahwa developer tersebut memiliki rekam jejak yang baik dalam menyelesaikan proyek properti sebelumnya dan tidak ada masalah hukum apa pun.

2. Lokasi Properti

Lokasi sangat penting dalam memutuskan membeli properti serba-gunung. Pastikan Anda membeli di lokasi yang potensial dan memiliki prospek baik di masa depan. Pertimbangkan juga aksesibilitas, pelayanan umum, dan kenyamanan sekitar properti.

3. Fasilitas Properti

Pastikan mengenal fasilitas properti yang ditawarkan. Apakah properti yang Anda beli memiliki fasilitas yang dibutuhkan, seperti keamanan, kolam renang, taman bermain, fasilitas olahraga, dan lain-lain. Fasilitas yang lengkap akan membuat properti Anda lebih menarik sebagai investasi dan tempat tinggal.

4. Harga dan Kondisi Pasar

Pertimbangan utama dalam memilih antara Presale 1 dan 2 adalah harga dan keadaan pasar saat itu. Misalnya, ketika pasar sedang lesu dan penjualan properti lambat, Presale 1 bisa menjadi pilihan yang lebih menarik karena diskon dan insentif besar. Namun, jika pasar sedang bergairah dan harga properti naik, Presale 2 bisa menjadi pilihan yang lebih baik karena harga unit-properti masih relatif terjangkau.

Kesimpulan

Memilih antara Presale 1 dan 2 adalah keputusan yang penting saat membeli properti. Setiap tahap memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri, dan keputusan akhir harus didasarkan pada berbagai faktor seperti kredibilitas developer, lokasi properti, fasilitas, dan kondisi pasar. Perlu diingat, bahwa tidak ada pilihan yang benar atau salah, tergatung pada kebutuhan dan tujuan investor masing-masing. Oleh karena itu, lakukan riset dan pemikiran yang matang sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam presale properti.

Also Read

Bagikan:

Tags